Saturday, May 11, 2013

The Effects

dalam kehidupan sehari hari sebnernya banyak pola-pola interaksi yang bisa kita amati. beberapa diantara nya bisa berlaku kepada setiap kelompok sosial. pola-pola tersebut menimbulkan efek-efek tertentu bagi orang-orang. efek-efek ini timbul dikarenakan manusia adalah makhluk yang subjektif sekaligus objektif. berikut adalah efek-efek yang bisa terjadi disekitar kita di kehidupan sehari-hari:

1. The Honeymoon Effect

honeymoon effect adalah efek dimana seseorang (atau mungkin juga sesuatu) terlihat jauh lebih menarik ketika pertama kali bertemu (di awal-awal berkenalan). contohnya adalah ketika kamu memperkenalkan temenmu ke saudaramu. adekmu ini sebenernya mirip banget ama kamu, tapi temenmu pasti bakal bilang,"kok lebih cakepan adekmu daripada kamu hahaha". Honeymoon effect juga biasa terjadi ketika kita pertama kali masuk sekolah/kuliah. semua temen-temen baru kita keliatan jauh lebih menarik daripada temen-temen lama kita, namun dengan berjalannya waktu dan semakin lamanya kita bersama temen-temen baru kita tersebut, kita mulai menurunkan standar-standar yang dari awal sangat tinggi tesebut.


2. The Cheerleader Effect

Cheerleader Effect adalah keadaan dimana cewek-cewek keliatan lebih menarik dan attractive ketika mereka berada/bergerak dalam berkelompok. namun ketika mereka berada dalam keadaan sendiri atau ketika kita amati mereka satu persatu, mereka terlihat kurang menarik dari sebelumnya. Sesuai namanya, cheerleader selalu indentik dengan segerombolan cewek. ini juga adalah salah satu alasan kenapa cewek sukanya bergerombol kemana-mana, bahkan ke WC sekaligus.

tampak cewek ketika berkumpul

setelah diliatin secara individual


3. The Reverse Cheerleader Effect

The Reverse Cheerleader Effect adalah kebalikan dari Cheerleader Effect. efek ini berlaku buat cowok-cowok, dimana cowok-cowok akan keliatan kaya orang2 bandel, douchbag, scumbag, dan kaya berandalan ketika sedang bergerombol. tetapi sebenernya baik dan gentle ketika sedang sendiri.


4. The Oreo Effect

bayangin kamu lagi ngumpul ama temen-temenmu nonton TV. dimeja ada sebungkus Oreo yang masih belum dibuka. si Oreo dibiarin gitu aja karena orang2 pada males buat ngebuka Oreo tersebut. tapi beberapa menit kemudian, salah seorang temenmu yang paling gak pemalas berinisiatif buat ngebuka tuh Oreo, kemudian dia makan satu. tiba-tiba temen-temen yang lain juga ikutan ngambil dan ngemakan Oreo tsb bahkan sampe rebutan. padahal di awal-awal semuanya keliatan gak tertarik tapi sekarang Oreonya tiba-tiba udah abis. kenapa contohnya Oreo karena Oreo adalah contoh cemilan yg paling universal.

jadi inti The Oreo Effect adalah efek yang terjadi setelah ada satu orang yang mengambil inisiatif terlebih dahulu kemudian diikuti oleh orang lain melakukan hal yang sama. contoh lainnya adalah ketika ujian, setengah jam sebelum waktu ujian habis sebenernya orang-orang udah selesai ngerjain jawabannya. tapi belum ada yang berani dan berinisiatif ngumpulin kedepan. tiba2 ada satu orang yang ngumpulin, kemudian yang lain jadi ikut2an ngumpulin dan akhirnya dikelas cuma tinggal beberapa orang aja.


5. Yoyo Effect

Yoyo Effect lebih dikenal disini dengan sebutan PHP. efek ini terjadi ketika seseorang bermain dengan menarik ulur emosimu, menarik ulur seperti bermain yoyo. misalnya ketika mantanmu tiba-tiba memberikan sinyal untuk balikan, namun tiba-tiba setelah itu dia bersikap dingin dan jutek, seolah-olah pengen menjauh dari kamu. selamat, kamu baru saja mengalami yoyo effect.


6. The iPhone Effect

The iPhone Effect adalah kondisi yang paling sering kita temui jaman sekarang. The iPhone Effect terjadi ketika kamu sedang berkumpul dengan teman-temanmu, nongkrong-nongkrong asik, bergurau-gurau, kemudian tiba-tiba salah seorang mengeluarkan hapenya (hape yg paling terkenal adalah iPhone makanya namanya gitu) kemudian sibuk sendiri dengan hapenya, temen-temen yang lain pun tiba-tiba pada ikutan ngeluarin hape dan akhirnya semua sibuk dengan hape masing-masing (online, smsan, dll), setelah itu semua canda gurau dan kontak sosial tiba-tiba meredup gitu aja.


7. The Doughnut Effect

The Doughnut Effect adalah efek ketika kamu menginginkan sesuatu, kemudian mendapatkannya, tapi beberapa saat setelah menggunakan sesuatu tersebut kamu sadar bahwa sbenernya kamu gabegitu suka ama sesuatu itu. hal ini dicontohin paling gampang ama donat, kue yang bentuk dan namanya amat menggiurkan. namun ketika kita beli banyak-banyak ternyata kita cuma pengen makannya beberapa gigit aja. efek ini bisa juga terjadi ama orang yang lagi pdkt, kemudian pacaran, beberapa waktu kemudian udah putus aja. mereka baru saja mengalami cinta donat, ngahngah.


dll.
sumber: pengalaman berinternet

4 comments:

  1. 3 postingan terakhirmu itu kok bener-benr random, apalagi yang bagian Tipe2 Temen yang Bakal Kamu Temui Selama Kuliah, kocak!
    keep writing ner!!!
    hiburan satu-satunya nih ditengah kebosanan

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. lama lama blogmu nyaingin malesbanget(dot)com cho. ciyush deh..

      Delete
    2. haha itu blog apaan nyam?lucu2an jg?

      Delete

There was an error in this gadget